Kehadiran ibu-ibu yang tergabung dalam PI PLN Distribusi Jatim tidak bisa dikesampingkan perannya dalam membantu suaminya dalam bertugas sebagai pegawai PLN. Sebab, ibu-ibu tersebut juga punya kegiatan lain selain di PI yakni dalam organisasi di mana yang bersangkutan bertempat tinggal.
Dengan demikian manakala mereka berkumpul dengan tetangga dalam suatu acara seperti kegiatan PKK tidak menutup kemungkinan bisa memberikan informasi tentang kegiatan kelistrikan di tanah air utamanya program PLN yang up to date.
Untuk itulah Manajemen PLN Jatim pada Senin(15/2) lalu, berkepentingan memberikan wawasan kepada pengurus dan anggota PI PLN Jatim mengenai program kantor Distribusi Jatim yang saat ini sedang gencar-gencarnya disosialisasikan kepada masyarakat yakni Listrik Pra Bayar(LPB).

Corparate Speaker Ir. Agus Widayanto memberikan penjelasan Listrik Pra Bayar pada acara pertemuan Persatuan Ibu & Karyawati PLN Distribusi Jawa Timur
Acara itu sendiri berlangsung di ruang Mojopahit kantor Distribusi Jatim selama satu hari. Dalam kesempatan tersebut hadir Ny. Joko Abumanan mewakili Ketua PI. Sedangkan presentasi mengenai LPB dibawakan corporate speaker Distribusi Jatim Agus Widayanto.
Menurut Agus, acara ini sangat istimewa karena sosialisasi LPB pesertanya adalah anggota PI dan bukan pegawai. Sejak di-lounching beberapa bulan yang lalu, khusus untuk sosialisasi pegawai memang belum direalisasikan. "Oleh karena itu nantinya justru ibu-ibu yang bisa menjelaskan lebih dahulu kepada suami apa itu LPB," katanya berkelakar.
Dikemukakan, secara sederhana pengertian penggunaan LPB itu hampir sama dengan telpon seluler. Untuk menghidupkan telpon seluler, lanjutnya, harus membeli pulsa dahulu baru bisa berkomunikasi. "Begitu juga dengan LPB beli token(pulsa) dahulu baru listrik bisa dinyalakan," tandasnya.
Dengan LPB manfaat yang bisa dirasakan oleh pelanggan antara lain: Mudah memantau pemakaian listrik setiap saat, Privasi pelanggan tidak terganggu karena tidak akan didatangi oleh petugas pencatat meter, Tidak ada pemutusan, Tidak ada istilah menunggak, Tidak dikenakan biaya UJL dan lain-lain.
Sementara itu keuntungan bagi perusahaan adalah: Pendapatan dapat diterima dengan cepat, Tidak ada tunggakan, Proses bisnis secara sederhana, Biaya operasi berkurang, Image perusahaan membaik karena komlain berkurang dan Penundaan investasi seperti tidak terburu-buru membuat pembangkit baru.
Usai acara sosialisasi tersebut dilanjutkan dengan kegiatan intern PI yakni pengumuman seksi-seksi PI yang baru, kegiatan rutin arisan dan diakhiri dengan ramah tamah sesama pengurus dan anggota PI.(p)
Untuk area Jatim, sampai kapan masa promo listrik prabayar berlangsung? Berapa beaya keseluruhan untuk migrasi ke prabayar sekaligus tambah daya dari R 450 ke R 900? Terima kasih. [IDPEL saya 545410773744 a.n AHMAD DJAELANI, Jalen Balong Ponorogo]