Dirut PLN Dahlan Iskan secara resmi me-launching proyek percontohan Listrik Pra Bayar(LPB) di Desa Sruni, Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo Jumat(5/2). Ia juga menegaskan kalau launching tersebut adalah pertama kali di Indonesia dan diharapkan ke depan program tersebut dapat diikuti oleh daerah-daerah lain sehingga LPB bisa sejajar pemasarannya dengan program sebelumnya yakni listrik pasca bayar.
Khusus untuk pelaksanaan acara launching di Sruni, PLN beralasan kalau kawasan tersebut cukup berhasil dalam mensosialisasikan program LPB sehingga hampir 80 persen masyarakat disana menggunakan LPB untuk aktifitas sehari-hari.
Keberhasilan itu tentunya tidak terlepas dari kerja keras Manajemen PLN yang mampu melakukan pendekatan kepada tokoh ataupun pimpinan di daerah yang menjadi tujuan untuk pengembangan program tersebut. Di Desa Sruni, kepala desa setempat, Syaiful, telah memberikan dedikasi penuh kepada perusahaan BUMN itu untuk mengajak warganya bermigrasi dari pasca bayar menjadi pra bayar atau bagi mereka yang memasang baru langsung memilih pra bayar.
Kita tidak tahu persis bagaimana kiat-kiat Syaiful dalam mengajak warganya menjadi pelanggan LPB. Tapi yang jelas, dengan kehadiran Syaiful dalam sosialisasi itu, ia mampu membuat masyarakat tergerak hatinya untuk memakai LPB.
Tidak berkelebihan kiranya kalau Dirut PLN berharap kalau "ilmu" kepala desa itu bisa ditularkan ke kepala-kepala desa yang lain. Bahkan untuk kepentingan tersebut ada rencana Syaiful akan dijadikan bintang iklan guna menarik pelanggan pra bayar lebih banyak lagi.
Program LPB memang menjadi target Manajemen karena banyak sekali keuntungan-keuntungan yang diperoleh diantaranya membuat image perusahaan menjadi lebih baik lagi dan bisa mengurangi biaya operasional. Citra perusahaan akan terjaga karena tidak ada tindakan pemutusan ataupun kesalahan penulisan dalam pencatatan meter atau biaya di rekening. Dengan demikian secara otomatis mengurangi komplain pelanggan.
Melihat kenyataan tersebut maka Manajemen membutuhkan sekali "Syaiful-Syaiful" yang lain guna mendongkrak penjualan produk baru PLN yakni LPB. Peran yang bersangkutan layak mendapatkan acungan jempol karena berhasil dalam hal pemasaran produk, dan lebih dari itu perusahaan juga dapat melakukan efisiensi layanan pasokan listrik kepada masyarakat.(p)
Komentar untuk "MENCARI SOSOK "SYAIFUL""
Tinggalkan komentar anda